Kamis, 17 April 2008

TATA PELAYANAN PENEGUHAN & PEMBERKATAN NIKAH

© PENGANTAR

Jemaat kekasih Tuhan Yesus Kristus,

Sudah diberitakan selama 3 hari Minggu berturut-turut dalam kebaktian jemaat, bahwa pada hari ini akan dilaksanakan peneguhan dan pemberkatan nikah Sdr. . . . . . dengan Sdri. . . . . . . oleh karena sampai saat ini tidak ada keberatan yang sah diajukan kepada Majelis Jemaat, maka saya atas nama Majelis Jemaat akan melayani peneguhan dan pemberkatan nikah saudara-saudara tersebut.

DASAR DAN TUJUAN PERNIKAHAN :

Pernikahan adalah ketetapan atau kehendak Tuhan Allah. Ketika Tuhan menciptakan manusia laki-laki (Adam), Ia melihat bahwa tidak baik manusia itu seorang diri, maka diciptakan-Nya manusia perempuan (Hawa) dari salah satu tulang rusuk Adam, menjadi penolong yang sepadan baginya. Sesudah itu Tuhan berfirman: “ Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging” (Kej. 2:18, 21, 24).

Adapun tujuan pernikahan ialah supaya keluarga mengelola dan memelihara dunia milik Allah untuk mewujudkan hidup yang sejahtera demi kemuliaan Nama-Nya (Kej. 1:28).

KEWAJIBAN DALAM PERNIKAHAN :

Kewajiban dalam pernikahan ialah:

  1. Membangun keluarga dalam ikatan cinta kasih sejati sebagaimana Kristus mengasihi Jemaat sehingga terwujud keluarga yang lestari dan sejahtera karena saling mengasihi, saling memperhatikan dan tolong menolong.
  2. Membina keluarga yang berguna bagi masyarakat dan jemaat demi kemuliaan Allah.
  3. Menempatkan Tuhan Allah sebagai pemimpin dan sumber pertolongan bagi keluarga dan senantiasa bersyukur kepada-Nya.

JANJI PERNIKAHAN :

Sdr. . . . . . . dan Sdri. . . . . . . , saudara berdua sudah mendengarkan tentang dasar pernikahan dan kewajiban dalam pernikahan. Apakah saudara berdua bersedia menerima dan melakukan kewajiban-kewajiban tersebut?

Bagaimana jawaban saudara . . . . . . . . . . . ?

Jawab : Ya, dengan segenap hati !

Sekarang saudara berdua saya persilahkan berjabat tangan dan mengucapkan janji pernikahan.

JANJI MEMPELAI LAKI-LAKI :

“ Saya ……………berjanji dihadapan Tuhan Allah dan jemaat di sini, bahwa saya memilih engkau . . . . . . . . . . menjadi istri saya, karunia Tuhan. Saya akan senantiasa setia dan mengasihi engkau, baik pada waktu suka maupun pada waktu duka, baik pada waktu berkelimpahan maupun pada waktu kekurangan, sampai akhir hayat”.

JANJI MEMPELAI PEREMPUAN :

“Saya . . . . . . . . berjanji dihadapan Tuhan Allah dan jemaat di sini, saya memilih engkau . . . . . . . . . . . . menjadi suami saya, karunia Tuhan. Saya akan senantiasa setia dan mengasihi engkau, baik pada waktu suka maupun pada waktu duka, baik pada waktu berkelimpahan maupun pada waktu kekurangan, sampai akhir hayat”.

PENEGUHAN DAN PEMBERKATAN :

(Pendeta meninggalkan mimbar, kemudian memegang tangan mempelai yang berjabat tangan dan mengucapkan kata-kata peneguhan) :

“Sdr. . . . . . . . . dan Sdri. . . . . . . . , atas dasar janji saudara berdua tersebut, maka saya teguhkan pernikahan saudara berdua”.

Sekarang bertelutlah, arahkanlah hatimu kepada Tuhan Allah dan terimalah berkat-Nya. Jemaat saya persilahkan berdiri, menyanyikan Kidung Jemaat 316: 1 & 2.

“ Tuhan Allah Yang Mahakasih telah menyatukan saudara berdua dengan kasih-Nya dalam pernikahan. Dialah yang menjadi penolong dan memberkati keluarga saudara mulai sekarang sampai selama-lamanya.” Amin.

PENYEMATAN CINCIN PERNIKAHAN :

Pendeta :

“Saudara . . . . . . . cincin ini adalah lambang kasih setia saudara kepada istri saudara. Pakaikanlah pada jari manis tangan kanannya”.

“Saudara . . . . . . cincin ini adalah lambang kasih setia saudara kepada suami saudara. Pakaikanlah pada jari manis tangan kanannya”.

UCAPAN SYUKUR :

(Saudara mempelai berdua dipersilahkan menghadap ke Jemaat)

Mempelai berdua yang kekasih, atas nama Majelis Jemaat saya ucapkan selamat atas pernikahan saudara.

Jemaat yang kekasih, sambutlah keluarga baru ini dengan sukacita untuk turut membangun jemaat Tuhan.

DOA SYUKUR :

Tuhan Allah Bapa di surga, kami bersyukur kepada-Mu atas pelaksanaan peneguhan dan pemberkatan pernikahan saudara . . . . . dan saudara . . . . . . ini. Kami jemaat-Mu menyerahkan keluarga baru ini ke dalam bimbingan dan penyartaan-Mu. Tolonglah mereka dalam berumah tangga, baik dalam bekerja, juga dalam hidup bermasyarakat dan berjemaat, agar mereka dapat menjadi warga jemaat dan warga masyarakat yang bertanggung jawab.

Bila Engkau mengaruniakan anak kepada mereka, tolonglah dalam mendidik anak-anak karunia-Mu, hingga menjadi anak yang beriman kepada-Mu, yang diwujudkan dalam perilakunya yang memuliakan Nama-Mu. Tolonglah dalam melawan godaan yang akan merusak rumah tangga mereka, sehingga tetap menjadi keluarga yang utuh, lestari dan bahagia.

Demikianlah, kami naikkan syukur kami dan kami mohon berkat dalam Nama Tuhan Yesus Kristus. Amin.

Tidak ada komentar: